
Arsamedia.com Sultra –
Ketua Al Jam’iyatul Washliyah Provinsi Sulawesi Tenggara, Arulan Bao Rahmani, menyampaikan rencana pembangunan gedung Al-Washliyah Sultra yang akan dijadikan sebagai pusat kegiatan keislaman dan kemasyarakatan di Sulawesi Tenggara.
Bangunan tersebut direncanakan berdiri di atas tanah wakaf dan akan terdiri dari dua lantai. Lantai pertama akan difungsikan sebagai Islamic Centre Al-Washliyah, sementara lantai kedua akan dibangun Masjid Al-Washliyah Sultra sebagai pusat ibadah dan kegiatan umat.
Arulan Bao Rahmani mengatakan, pembangunan tersebut merupakan bagian dari upaya Al-Washliyah dalam memperkuat syiar Islam, pendidikan, dan pembinaan umat di Sulawesi Tenggara.
“Insya Allah pembangunan akan mulai dilaksanakan pada Minggu, 17 Mei 2026. Ini merupakan cita-cita bersama untuk menghadirkan pusat kegiatan Islam dan masjid yang bisa dimanfaatkan masyarakat luas,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan Islamic Centre Al-Washliyah nantinya diharapkan menjadi pusat dakwah, pendidikan, pembinaan generasi muda, serta berbagai kegiatan sosial dan keagamaan lainnya.
Sementara Masjid Al-Washliyah Sultra yang direncanakan berada di lantai dua akan menjadi sarana ibadah sekaligus simbol kebersamaan umat Islam di Sulawesi Tenggara.
Arulan Bao Rahmani juga menyampaikan apresiasi kepada pihak yang telah mewakafkan tanah untuk pembangunan tersebut. Ia berharap pembangunan dapat berjalan lancar dan mendapat dukungan dari seluruh masyarakat.
“Tanah ini merupakan tanah wakaf yang insya Allah akan menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat dalam pembangunan maupun mendukung kegiatan ini,” tambahnya.
Pembangunan Islamic Centre dan Masjid Al-Washliyah Sultra diharapkan menjadi salah satu pusat kegiatan Islam yang mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan, dakwah, dan sosial kemasyarakatan di Sulawesi Tenggara.
Arsamedia.

Tidak ada komentar