Dari Bumi Anoa ke Afrika Tengah, Dua Polwan Polda Sultra Emban Misi Perdamaian Dunia

waktu baca 3 menit
Rabu, 30 Sep 2026 04:04 0 38 Admin

ARSAMEDIA.COM, KENDARI — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara. Dua polisi wanita (Polwan) terbaik Polda Sultra, Brigpol Dwi Nurrohmah Muntalib, S.H., M.H. dan Briptu Azalya, S.H., terpilih untuk mengemban misi kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Republik Afrika Tengah.

Keduanya berhasil melewati rangkaian seleksi yang berlangsung secara berlapis, mulai dari tingkat daerah hingga tingkat pusat. Selanjutnya, mereka akan bergabung dalam Kontingen Formed Police Unit (FPU) 8 MINUSCA, pasukan kepolisian perdamaian PBB yang menjalankan mandat untuk mendukung keamanan dan perlindungan masyarakat sipil di wilayah konflik.

Penugasan tersebut bukan sekadar perjalanan tugas ke luar negeri. Bagi kedua Polwan tersebut, misi ini menjadi bagian dari pengabdian sekaligus membawa nama Sulawesi Tenggara dan Indonesia dalam tugas kemanusiaan di tingkat internasional.

Keduanya akan menjalankan tugas bersama personel kepolisian dari berbagai daerah di Indonesia dalam sebuah misi yang menuntut kemampuan profesional, kedisiplinan, ketahanan fisik dan mental, serta kemampuan bekerja dalam lingkungan multinasional.

Prestasi tersendiri diraih Brigpol Dwi Nurrohmah Muntalib. Polwan angkatan 439 tersebut berhasil meraih predikat lulusan terbaik setelah mengikuti rangkaian seleksi dan Latihan Pra Tugas (Latpragas) selama kurang lebih enam bulan.

Capaian tersebut menjadi buah dari proses panjang yang dijalani dengan disiplin dan kerja keras. Dwi dinilai mampu menunjukkan performa terbaik di tengah persaingan para personel Polri yang mengikuti rangkaian pendidikan dan pelatihan persiapan misi.

“Ini bukti bahwa putri Sulawesi Tenggara mampu bersaing dan unggul di level nasional bahkan internasional,” ujar salah seorang perwira Polda Sultra.

Keberhasilan Dwi sekaligus menjadi kebanggaan bagi Polda Sultra karena salah satu personelnya mampu menorehkan prestasi dalam proses persiapan pasukan perdamaian PBB.

Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri, Irjen Pol. Dr. Untung Widyatmoko, S.I.K., M.H., memastikan para personel yang terpilih akan menjalankan tugas di Bangui, ibu kota Republik Afrika Tengah.

“Para personel akan dikirim ke Afrika Tengah, tepatnya di Bangui yang merupakan daerah tugas PBB,” tegasnya usai prosesi pembaretan di Gumuk Pasir, Parangtritis, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (11/9).

Dalam misi tersebut, para personel akan menjalankan tugas selama sekitar 12 hingga 14 bulan sesuai penugasan dalam kontingen.

Diketahui, pada seleksi tahun ini terdapat sembilan personel Polda Sultra yang dinyatakan lolos untuk mengikuti misi tersebut. Mereka terdiri dari tujuh polisi laki-laki dan dua Polwan.

Kehadiran dua Polwan Polda Sultra dalam kontingen menjadi bagian dari kontribusi personel kepolisian Indonesia dalam misi perdamaian internasional.

Bagi Brigpol Dwi, keberhasilan meraih predikat lulusan terbaik tidak terlepas dari dukungan keluarga selama menjalani seluruh rangkaian seleksi hingga pelatihan.

Dengan penuh rasa syukur, ia menyampaikan apresiasi kepada keluarga, khususnya suami dan orang tua, yang terus memberikan dukungan selama proses persiapan penugasan.

“Berkat latihan, kerja keras, serta doa dan dukungan keluarga—terutama suami dan orang tua—saya bisa meraih predikat lulusan terbaik. Terima kasih kepada Bapak Kapolda dan Bapak Wakapolda atas dukungan sehingga kami bisa mengharumkan nama Sulawesi Tenggara, khususnya Polda Sultra,” tuturnya.

Keberangkatan Brigpol Dwi Nurrohmah Muntalib dan Briptu Azalya menjadi catatan tersendiri bagi Polda Sultra. Dari Sulawesi Tenggara, keduanya kini bersiap menjalankan tugas di tengah lingkungan internasional dengan membawa semangat pengabdian sebagai anggota Polri.

Laporan : Arsamedia

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA