
Arsamedia.com konawe–
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Islam Negeri (UIN) Kendari Posko 30 Desa Andepali, Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe, terus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan potensi sumber daya lokal.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi, praktik, dan seminar hasil program kerja pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) serta Pupuk Organik Cair (POC) yang dilaksanakan pada Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA hingga selesai tersebut diikuti sekitar 35 peserta. Mereka terdiri dari Kepala Desa Andepali Hasnuddin, S.Pd., Ibu Desa, aparat pemerintah desa, serta masyarakat setempat.
Program kerja ini dirancang sebagai bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada masyarakat, khususnya dalam mengolah potensi yang tersedia di lingkungan sekitar menjadi produk yang memiliki manfaat dan nilai ekonomi.
Kelapa yang selama ini menjadi salah satu sumber daya yang mudah ditemukan di masyarakat diperkenalkan untuk diolah menjadi VCO. Sementara itu, limbah organik rumah tangga seperti sisa buah dan sayuran dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan POC.
Ketua Kelompok KKN Reguler UIN Kendari Posko 30, Shifa Alam, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya sebatas penyampaian materi, tetapi juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengikuti praktik secara langsung.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya mengetahui manfaat VCO dan POC, tetapi juga mampu membuatnya secara mandiri dengan memanfaatkan bahan-bahan yang mudah ditemukan di Desa Andepali. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Shifa Alam.
Dalam sesi pembuatan VCO, mahasiswa KKN menjelaskan sejumlah tahapan, mulai dari pengolahan kelapa dan santan hingga proses menghasilkan minyak kelapa murni. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai proses pengolahan serta pemanfaatan VCO dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, pembuatan POC dilakukan dengan memanfaatkan limbah organik berupa sisa buah dan sayuran. Bahan tersebut kemudian melalui proses fermentasi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair yang lebih ramah lingkungan.
Kegiatan praktik tersebut mendapat perhatian dari masyarakat karena memberikan pengalaman secara langsung mengenai bagaimana bahan-bahan yang sebelumnya dianggap sebagai limbah dapat diolah menjadi produk yang memiliki manfaat.
Setelah kegiatan praktik, mahasiswa KKN Posko 30 melanjutkan rangkaian kegiatan melalui seminar hasil program kerja. Seminar tersebut menjadi bagian dari pertanggungjawaban akademik mahasiswa sekaligus wadah untuk menyampaikan hasil kegiatan kepada pemerintah desa dan masyarakat.
Dalam sesi diskusi, masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan dan berdiskusi mengenai pengembangan VCO dan POC, termasuk peluang pemanfaatannya untuk kebutuhan rumah tangga, pertanian, maupun sebagai produk yang berpotensi dikembangkan menjadi usaha masyarakat.
Kepala Desa Andepali, Hasnuddin, S.Pd., menyampaikan apresiasi terhadap program kerja yang dilaksanakan mahasiswa KKN UIN Kendari Posko 30.
Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengetahuan dan keterampilan baru bagi masyarakat, khususnya dalam melihat potensi yang ada di desa agar dapat dimanfaatkan secara lebih optimal.
“Kami mengapresiasi program yang dilaksanakan mahasiswa KKN UIN Kendari Posko 30. Melalui kegiatan ini, masyarakat mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru dalam mengolah potensi desa menjadi produk yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Kami berharap ilmu yang telah diberikan dapat terus diterapkan oleh masyarakat,” kata Hasnuddin.
Ia berharap kehadiran mahasiswa KKN tidak hanya memberikan dampak selama berada di Desa Andepali, tetapi juga meninggalkan pengetahuan dan keterampilan yang dapat dilanjutkan oleh masyarakat setelah program KKN berakhir.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Reguler UIN Kendari Posko 30 berharap masyarakat Desa Andepali dapat terus mengembangkan keterampilan dalam mengolah sumber daya lokal.
Selain mendukung pemanfaatan limbah organik, pembuatan POC diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menunjang kegiatan pertanian. Sementara pengolahan kelapa menjadi VCO dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai produk bernilai tambah.
Program ini sekaligus menjadi bentuk nyata keterlibatan mahasiswa dalam memberikan edukasi dan pemberdayaan kepada masyarakat melalui inovasi sederhana yang dapat diterapkan dengan memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia di lingkungan Desa Andepali.
Dengan adanya transfer pengetahuan dan praktik secara langsung, kegiatan KKN diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk lebih kreatif dalam mengelola potensi desa serta membuka peluang pengembangan usaha berbasis sumber daya lokal secara berkelanjutan.
Laporan: Arsamedia

Tidak ada komentar