Cegah Penyebaran Hoaks, Wakapolres Konawe Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Sosial Lewat Subuh Keliling

waktu baca 4 menit
Sabtu, 24 Okt 2026 01:40 0 1 Admin

Arsamedia.com, KONAWE – Kepolisian Resor (Polres) Konawe terus memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui pendekatan humanis dan keagamaan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Subuh Keliling Bersama Masyarakat (Suling) dengan mengangkat tema pencegahan penyebaran berita bohong atau hoaks.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu (25/10/2026) pukul 04.45 Wita di Masjid Ibadurrahman, Kelurahan Ambekairi, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe. Kegiatan dipimpin Wakapolres Konawe, Kompol Hasruddin, S.E., M.E., didampingi Kabag Ren AKP Asriadi, S.H., Kasat Binmas IPTU Andi Aco Baso, dan Kasi Propam IPDA Ronny, serta diikuti para jemaah masjid.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Konawe mengajak masyarakat agar semakin bijak dalam menggunakan media sosial, terutama di tengah derasnya arus informasi yang mudah diakses melalui berbagai platform digital.

Ia mengingatkan bahwa penyebaran hoaks dapat menimbulkan kesalahpahaman, keresahan, hingga konflik sosial apabila masyarakat tidak berhati-hati dalam menerima dan membagikan informasi.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai maupun meneruskannya kepada orang lain. Informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya sebaiknya tidak langsung dibagikan, terlebih jika berpotensi menimbulkan kegaduhan atau memecah belah persatuan.

“Bijaklah dalam menerima dan menyebarkan informasi. Pastikan kebenarannya terlebih dahulu agar kita tidak ikut menyebarkan berita hoaks yang dapat mengganggu kerukunan dan keamanan masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, penggunaan media sosial secara bertanggung jawab merupakan salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas. Dengan membangun kebiasaan memeriksa fakta dan tidak mudah terprovokasi, masyarakat dapat turut menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan bermanfaat.

Selain menyampaikan edukasi mengenai bahaya hoaks, Wakapolres Konawe juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Ia menegaskan bahwa menjaga kamtibmas bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.

Kepedulian warga terhadap kondisi lingkungan, komunikasi yang baik antarsesama, serta kesediaan melaporkan potensi gangguan keamanan menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif.

Melalui komunikasi langsung dengan masyarakat, Polres Konawe berharap berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu ketertiban dapat dicegah sejak dini melalui pendekatan persuasif dan partisipatif.

Dalam kegiatan tersebut, Wakapolres Konawe turut memberikan perhatian terhadap upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Masyarakat diimbau meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta memberikan pemahaman kepada anggota keluarga, khususnya anak-anak dan generasi muda, mengenai dampak buruk narkoba bagi kesehatan, masa depan, dan kehidupan sosial.

Peran keluarga dinilai penting dalam membangun lingkungan yang sehat serta melindungi generasi muda dari pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan mereka.

Wakapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan, peredaran, maupun transaksi narkoba di lingkungan tempat tinggal.

Untuk memudahkan masyarakat memperoleh bantuan kepolisian, laporan maupun permintaan bantuan dapat disampaikan melalui layanan Call Center Polri 110.

Selain persoalan narkoba dan hoaks, Wakapolres Konawe juga mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, termasuk dalam pergaulan sehari-hari.

Orang tua diharapkan memberikan arahan dan pembinaan agar anak-anak tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun mengganggu ketertiban umum.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah penggunaan knalpot yang tidak sesuai standar atau knalpot brong serta aksi balap liar di jalan raya.

Penggunaan knalpot yang menimbulkan kebisingan dapat mengganggu kenyamanan masyarakat, sedangkan balap liar berpotensi membahayakan keselamatan pelaku maupun pengguna jalan lainnya.

Karena itu, diperlukan kerja sama antara orang tua, masyarakat, dan kepolisian untuk mencegah perilaku tersebut melalui edukasi, pengawasan, dan penegakan aturan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kegiatan Subuh Keliling Bersama Masyarakat menjadi salah satu sarana Polres Konawe untuk mempererat hubungan dengan warga sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dalam suasana religius dan penuh kebersamaan.

Melalui kegiatan yang dilaksanakan di masjid tersebut, kepolisian dapat membangun komunikasi secara langsung dengan jemaah, menyerap kepedulian masyarakat, serta mengajak warga terlibat dalam upaya pencegahan berbagai potensi gangguan keamanan.

Polres Konawe berharap pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari bijak menggunakan media sosial, tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi, menjauhi narkoba, hingga menaati aturan lalu lintas.

Dengan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, upaya menjaga keamanan di Kabupaten Konawe diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Kegiatan Subuh Keliling tersebut berakhir pada pukul 05.10 Wita dalam keadaan aman dan kondusif.

Polres Konawe berkomitmen untuk terus memperkuat pendekatan preventif, edukatif, dan humanis guna membangun kesadaran masyarakat serta mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kabupaten Konawe.

Laporan: Arsamedia

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA